PERTARUNGAN SENGIT ANTAR TEAM BALAP PROFESIONAL DI SERI AKHIR INDOSPEED RACE SERIES 2017 – HONDA CBR 250RR DREAM CUP

irs-1

www.eligindonesia.com – Persaingan semakin ketat dan memanas di antara kedua team PUMA Bali VS Wahana Dunia Motor (WDM) untuk memperebutkan gelar juara di seri akhir IRS putaran 6 Honda Dream Cup (HDC) yang diselenggarakan akhir pekan lalu.

Pembalap muda Ricky Susanto (17 Tahun) dari tim PUMA Bali telah berhasil memperbaiki posisi nya di seri IRS putaran ke 5 sebelumnya, berhasil finish diposisi 1 dengan selisih 9 point dibawah pembalap senior Harlan Fadilla dari tim WDM yang finish diposisi ke 3.

Sebut saja, jika PUMA kembali berhasil finish di posisi ke 1 dan WDM finish diposisi 3 seperti pada seri 5 sebelumnya, maka tim PUMA otomatis akan tampil mutlak sebagai juara, akankah terjadi??

Persaingan di seri final IRS 2017 HDC 250RR membuat team WDM lebih waspada;

“Melihat beratnya persaingan, kami dipacu untuk lebih jeli membaca peta kekuatan tim balap lain.” Papar Jimmy S. Winata selaku Chief Executive Officer Wahana Dunia Motor Racing Team.”

Final lap menjadi puncak persaingan, yang menarik, setelah keluar dari tikungan terakhir pembalap Puma Ricky susanto yang sedang bersaing ketat dengan Harlan Fadilla, sempat dikejutkan oleh pembalap senior M.Nurgianto yang entah secara disengaja atau reflek hendak menyikut Ricky Susanto??

irs-2

Hal tersebut menjadi titik terang pembalap WDM yang berhasil memacu motornya dengan maksimal sampai ke garis finish.

irs-3

Gelar juara umum IRS dikelas HDC 250RR pun mutlak menjadi milik team Wahana Dunia Motor (WDM) dengan selisih waktu 0,55 detik dari tim PUMA yang harus puas dengan menduduki posisi runner up 2.

irs-4

Manager team PUMA Andy Susanto, mantan Ketua Umum Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali mengaku bangga dengan prestasi yang diraih putranya ini lantaran lawan yang dihadapi merupakan pembalap kawakan di Indonesia.

“ Meskipun lawan yang dihadapi merupakan pembalap-pembalap yang sudah malang melintang di road race seperti M Nurgianto, Harlan Fadilah, Faris Ibrahim, namun Ricky berhasil mengimbangi mereka dan bahkan hampir menjadi yang terbaik. Ini prestasi yang bagus tentunya,’’ ujar Akong.

Beralih kembali kepada WDM RT, “penasaran dengan spek modifikasi CBR250RR Harlan Fadhillah, Juara OMR250 IRS HDC 2017???

“Kita modifikasi rasio kompresi mesin dan tuning sedikit, komponen lainnya masih standard sesuai dengan regulasi IRS,” jelas Jimmy.

Spesifikasi Honda CBR250RR Harlan Fadhillah #27, Wahana Dunia Motor :

irs-5

  • Dial ulang camshaft standar
  • Install + tuning piggyback
  • Knalpot racing ProSpeed
  • Footstep racing
  • Modif suspensi depan merk Showa
  • Suspensi belakang merk Showa BFRC
  • Federal Oil Super Racing 5w-30
  • Brake pad ELIG sintered + braided hose
  • Ban FDR slick FR75
  • Sprocket gear SSS
  • Race cover body + air scoop + single seat

Kedua team besar WDM & PUMA yang mengandalkan kampas sinter dari Elig Brake Expert ini telah tampil memukau di seri final IRS HDC Series dan prestasi keduanya patut diacungi 2 jempol.

Selamat kepada WDM Racing Team, ko Jimmy S Winata & Harlan Fadilla atas keberhasilannya menjadi juara umum di seri 2017 ini dan selamat juga kepada ko Andy Susanto (Akong) & Ricky Susanto sebagai juara runner up s2.

ELIG RACING TEAM: M Ichsan Juara STC 2100 ISSOM 2017

stc1

www.eligindonesia.com – Muhammad Ichsan dari tim Elig Racing akhirnya menutup musim balap 2017 dengan gelar juara umum kelas Super Touring Championship (STC) 2100 usai meraih hasil positif di putaran final yang berlangsung Minggu (26/11) di Sirkuit Sentul, Bogor. 

Pembalap muda berprestasi yang akrab disapa Ichan ini mengaku balapan di seri terakhir cukup menguras energi. Pasalnya, Ichan seharusnya bisa lebih santai andai di seri 6 sebelumnya bisa meraih point penuh.

Namun alih-alih podium, Ichan justru mengalami kendala pada mobilnya, sehingga ia pun harus puas finish di urutan ke-5 dengan keunggulan satu angka dari rival terdekatnya.

Ditambah lagi mesin mobil berkendala sebelum official practice dan sesi latihan resmi pun harus direlakan dan langsung QTT.

“Mobil sampai belum sempat di spooring karena kendala mesin dan getaranpun sering terasa seiring balapan berlangsung”

Untuk mengimbangi tunggangannya, pedal rem menjadi kunci utama, M.Ichan yang mengandalkan sistem pengereman dari Elig Brake Expert yang terbukti ampuh sejak musim balapan dimulai.

stc2

“Ini hasil yang sangat memuaskan. Tahun ini sangat melelahkan dari seri pertama hingga seri terakhir. Tapi saya tetap menikmatinya dan selalu bersyukur atas pencapaian yang saya dapat,” ujar Ichan.

Lebih lanjut Ichan menambahkan kalau gelar juara tahun ini tetaplah merupakan hasil dari kerja sama team yang solid.

“Tentunya ini bukan hasil yang tidak saya raih dengan sendirinya, melainkan kerjasama dari team, rekanan dan juga crew mekanik. Beberapa kali kita mendapat kendala dan beberapa kali pula kita menampilkan kejutan,” ujar Ichan yang sempat naik podium setelah start dari urutan 17 di ISSOM seri 5 beberapa waktu lalu.

Sementara itu, di race Seri final STC 2100, M.Ichan finish di posisi ke-2 yang ditempel ketat oleh pesaing terdekatnya, yaitu Welly Wibowo.

posisi tersebut sudah cukup untuk membuat Elig Racing Team dan dirinya menjadi juara nasional di tahun 2017.

 

stc3

Congratulations to Elig, M Ichan, Crew and all persons involved…

SENTUL UNIVERSAL FUN RACE 28 MEI 2017

ufr1

 “ANDA PENCINTA ADRENALIN & HOBBY BERKOMPETISI DALAM AJANG DUNIA BALAP MOTOR ??”

“INGIN MEMBUKTIKAN PRESTASI & BERGEMBIRA BERSAMA ??”

“BOSAN DENGAN KONSEP EVENT YANG MONOTON ??”

Kami persembahkan “UNIVERSAL FUN RACE 2017” yang merupakan event balap dengan konsep baru dan belum pernah ada sebelumnya.

Lokasi: Sentul International Circuit Bogor – 28 Mei 2017 Continue Reading →